Karakteristik HHBK dan manfaat Ekonomi Lebah Madu
Karakteristik HHBK dan cara pemanfaatan tentang Lebah
Madu
(Apis)
Dosen Penanggung Jawab:
Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Oleh:
Rido Meiman Gulo
171201215
Budidaya Hutan 5
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
2019
LEBAH MADU

Sarang madu.
Madu adalah
cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan
oleh lebah dan serangga lainnya
dari nektar bunga. Jika Tawon
madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang
terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar
sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi
fermentasi. Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan
memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.
Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk
pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang
hanya 0.6. Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia
menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma
madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.
Madu adalah
campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu
terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga
mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48%
fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk
maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis
bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung
sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil
dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase,
dan pinocembrin. Komposisi
spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah
yang menghasilkan madu.
Analisis madu secara umum;
·
Lain-lain:
3.2%
Kekentalan madu adalah sekitar 1,36
kilogram per liter. Atau sama dengan 36% lebih kental daripada air).

Seekor lebah madu
Jenis lebah yang
paling efektif menghasilkan
madu adalah lebah dengan jenis Apis dorsata. Lebah
ini termasuk lebah Asia yang paling bagus memproduksi madu.[13] Lebah
ini hanya membuat sarang satu lapis yang meggantung di dahan pohon, di
langit-langit yang terbuka, atau di tebing jurang. Untuk
saat ini Apis dorsata belum bisa dibudidayakan di
kandang tertutup. Dengan sarang berukuran
2 x 2 m lebah ini bisa menghasilkan 20 kg madu untuk setiap
sarang.
Apis dorsata berbadan
besar, dan hidup di daerah sub-tropis dan tropis Asia seperti Indonesia, Filipina, India, Nepal dan tidak
ditemukan selain di daerah Asia. Di Indonesia lebah
ini bisa ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan NTB atau NTT.
Madu
Lebah
mengubah sakarida menjadi
madu dengan proses mengunyah berkali kali sampai setengah tercerna. Proses ini
tidak dilakukan sekaligus. Setelah dikunyah, sakarida masih
dalam bentuk cair dan masih mengandung banyak air, maka proses selanjutnya
adalah penguapan sebanyak mungkin air dan transformasi dengan enzim.
Lebah membuat madu
sebagai sumber makanan. Pada musim dingin atau saat makanan langka, lebah
mengambil cadangan madu sebagai sumber energi.
Secara umum ada tiga jenis tipe lebah
dalam satu sarang:
·
Seekor
ratu
·
Beberapa
lebah jantan (untuk membuahi calon ratu baru)
·
Ribuan
lebah betina pekerja.
Lebah pekerja
bertugas mengurus larva, mengumpulkan nektar yang
akan dibuat menjadi madu, serta mencari nektar.
Dunia kedokteran
Sepanjang sejarah,
madu sudah digunakan manusia untuk mengobati berbagai jenis penyakit, namun
baru beberapa periode ini antiseptik dan antibakteri yang
berasal dari madu bisa dijelaskan secara kimiawi.
Efek Osmotik
Madu memiliki efek
osmotik. Pada dasarnya madu merupakan campuran dari monosakarida dengan aktivitas air yang
rendah, kebanyakan molekul air selalu berhubungan dengan gula dan juga mikroorganisme.
Hal ini membuat madu menjadi media yang tidak bagus untuk mikroorganisme berkembang
biak.
Hidrogen Peroksida
Hidrogen Peroksida terbentuk
dari pelepasan yang lambat oleh enzim glukosa oksida yang
ada di madu. Hal ini terjadi jika madu dicairkan, di mana oksigen dibutuhkan
untuk reaksi ini, aktif
hanya jika keasaman madu dinetralisasi oleh cairan tubuh, dapat
dihancurkan oleh adanya enzim pencerna protein,
dan akan hancur jika madu terpapar panas atau sinar. Madu juga dapat
menonaktifkan logam bebas, yang tidak akan mengkatalisis pembentukan radikal
oksigen bebas dari hidrogen peroksida, yang menyebabkan peradangan. Juga, unsur
antioksidan dalam madu membantu membersihkan radikal bebas oksigen yang ada..
Pada saat madu
digunakan (seperti dioleskan pada luka) hidrogen peroksida dihasilkan saat madu
mencair terkena cairan tubuh. Sebagai hasilnya, hidrogen peroksida dilepaskan perlahan
lahan dan menjadi antiseptik.
Pengobatan penderita diabetes
Madu juga sudah
terbukti bisa digunakan untuk pengobatan luka pada penderita diabetes di
mana pasien tidak bisa menggunakan antibiotik.
Karena manisnya
dari madu berupa fruktosa dan apabila masuk kedalam tubuh akan langsung diubah
menjadi energi tanpa perlu hormon insulin untuk mengubahnya.Sehingga dapat
menyembuhkan penderita diabetes.
Keasaman
Metilglioksal
Aktivitas antibiotik nonperoksida disebapkan
oleh metilglioksal (MGO)
dan komponen sinergi yang tidak dikenali. Kebanyakan madu mengandung MGO yang
sangat rendah, namun madu manuka mengandung MGO yang sangat
tinggi. Tingkat sinergi dalam madu manuka dua kali lipat lebih dari aktivitas
antibakteri MGO.
Efek nutraseutikal
Antioksidan dalam
madu pernah diujikan pada tikus dan mampu mengurangi kerusakan yang terjadi di
usus besar. Hal ini sesuai dengan pengobatan tradisional.
Meredakan sakit tenggorokan dan
batuk
Madu juga sudah
digunakan berabad-abad untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk.
Aplikasi medis lainnya
Beberapa studi
menunjukkan penggunaan madu dapat mengurangi bau badan, bengkak, dan mengobati
luka. Madu telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk konjungtivitis pada
tikus. Madu dipasteurisasi secara luas diyakini dapat mengurangi alergi,
meskipun tidak secara komersial disaring atau madu mentah terbukti lebih
efektif dibandingkan plasebo dalam studi terkontrol dari 36 peserta
dengan alergi pada
mata.
Kalo bisa lebih rinci lg infonyya bg
BalasHapusMantap.
Makasih bang
BalasHapusSangat bermanfaat informasinya...
BalasHapusMakasih bang atas infonya..
BalasHapusKlo bisa madu utk perawatan luka lebih banyak di ulas lg
BalasHapusOk.. Makasih sarannya kak
HapusMakasi infonya
BalasHapusMantap bro,
BalasHapusSangat membantu infonya.
Sukses terus😊
BalasHapusSangat informatif 👍
BalasHapusSangat membantu, thanks bang 😊
BalasHapusSangat membantu bang
BalasHapusSukses
BalasHapusMantap
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusGood
BalasHapusSemoga kedepannya lebih baik lagi....
Sangat tidak bermanfaat
BalasHapusSukses terus gan
BalasHapusMantapp
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat sekali. Thankyou yaaa
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat sekali. Thankyou yaaa
BalasHapusSangat bermanfaat dek
BalasHapusNice paper
BalasHapusGood luck dek
BalasHapusditunggu update informasinya min
BalasHapusntahapa hapa tapi keren
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusBagaimana cara lebah membuat madu....? Mohon dijawab
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusMantap ea
BalasHapusBetul nya ini?
BalasHapusSangat bermanfaat bang infonya👍👍
BalasHapusSangat bermanfaat bang infonya👍👍
BalasHapusbagus banget jadi lebih tau sekarang tentang madu lebah,,
BalasHapusmantap 👍
sedikit pertanyaan ya, Dalam penggunaan madu untuk meredakan sakit ditenggorokan, apakah hanya menggunakan madu saja atau ada kah campuran lain selain madu???
Dari pembahasan saudara,
BalasHapusCoba jelaskan lebih detail lagi mengapa madu dapat mengobati penyakit diabetes, sedangkan madu sendiri memiliki kadar atau kandungan gula yang tinggi. Bukankah penderita penyakit diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula?.
Terima kasih..
Sangat bermanfaat
Udh aku koment taaa
BalasHapushmm
BalasHapusBagus bg
BalasHapusManttuuulll
BalasHapusPengetahuan tentang madu jd bertambah.
BalasHapusDitunggu informasi bermanfaat lainnya ..
Sangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusWow bermanfaat banget
BalasHapusNice paper..
BalasHapus